Benarkah Susu Binatang Ternak Bukan untuk Manusia ?

Sekitar satu minggu yang lalu, saya menemukan sebuah tulisan yang menurut saya agak aneh berjudul, “Susu Sapi Bukan untuk Manusia”. Kalau membacanya sekilas saja, tanpa memikirkan apa yang dimaksud, mungkin kita bisa membenarkannya. APalagi ditambah keterangan-keterangan ilmiah dan sanjungan bahwa penulis adalah seorang yang ahli dalam bidangnya. Tapi setelah dipikir-pikir,,, tulisan ini sama sekali gak benar! Berikut kutipannya.

Tidak ada makhluk di dunia ini yang ketika sudah dewasa masih minum susu -kecuali manusia. Lihatlah sapi, kambing, kerbau, atau apa pun: begitu sudah tidak anak-anak lagi tidak akan minum susu. Mengapa manusia seperti menyalahi perilaku yang alami seperti itu? “Itu gara-gara pabrik susu yang terus mengiklankan produknya,” ujar Prof Dr Hiromi Shinya, penulis buku yang sangat laris: The Miracle of Enzyme (Keajaiban Enzim) yang sudah terbit dalam bahasa Indonesia dengan judul yang sama.

Padahal, katanya, susu sapi adalah makanan/minuman paling buruk untuk manusia. Manusia seharusnya hanya minum susu manusia. Sebagaimana anak sapi yang juga hanya minum susu sapi. Mana ada anak sapi minum susu manusia, katanya.

Bahkan  lebih jahat lagi, disebutkannya bahwa susu dan daging adalah makanan terjelek! Masya Allah!

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman dalam surah al-Mu’minun ayat ke 21 yang artinya :

“Dan sesungguhnya pada binatang-binatang ternak, benar-benar terdapat pelajaran yang penting bagi kamu, Kami memberi minum kamu dari air susu yang ada dalam perutnya, dan (juga) pada binatang-binatang ternak itu terdapat faedah yang banyak untuk kamu, dan sebagian darinya kamu makan,”

Juga dalam surah An-Nahl ayat ke 66 dengan terjemahan yang hampir sama :

“dan Sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari pada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya.”

Nah lo, Allah sendiri yang mengatakan bahwa air susu hewan ternak itu untuk kita minum! Lalu mengapa dengan berani si professor mengatakan bahwa minum susu hewan menyalahi kodrat alam ?

Sementara itu, dalam beberapa perkara syariat, ummat Islam diperintahkan untuk menyembelih hewan ternak dan memakan dagingnya. Misalnya pada Hari Raya Idul Adha’, perintah melaksanakan aqiqah saat ada kelahiran, dan ketika harus membayar dam (denda) saat pelaksanaan ibadah haji dan umroh.

Oh ya, saya menemukan artikel yang bisa membantah bahwa susu khususnya susu sapi itu jelek dari web hhtp://artikelassunnah.blogspot.com

Memang ada hadits berupa peringatan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi was allam agar berhati-hati terahadap daging sapi, diantara hadits itu adalah:

Kalian harus (minum) susu sapi karena itu sebagai obat, demikian juga minyaknya adalah ksembuhan, dan hati-hatilah kamu terhadap daging sapi karena itu ada penyakitnya. (HR. al-Hakim 4/404. Thobrbroni dalam al-Kabir 327/1. dan dishahihkan al-Albani dalam as-Shohihah 1943)

Dari hadtis ini kita mengambil beberapa ibroh antaranya:

– Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi petunjuk kepada umatnya untuk minum susu sapi, karena susu sapi adalah obat, demikian juga minyak sapi dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Dalam hadits lain dijelasakan tentang alasanya, seperti dalam sabdanya:
sesungguhnya Allah Subhanahu wa ta’ala tidak akan memurunkan penyakit kecuali menurunkan juga obatnya, maka kamu harus minum susu sapi, karena sapi itu mengumpulkan (makanan) dari semua pepohonan. (HR. al-Hakim dalam Mustadrok 4/403, disetujui adz-Dzahabi, dan dishahihkan oleh al-Albani dalam as-Shohihah 1533 dan 1943)

Hadits ini menerangkan bahwa susu sapi mengandung obat disebabkan asal makanan sapi adalah berbagai macam tumbuh-tumbuhan. Oleh karna itu Ibnul Qoyyim mengatakan bahwa: “Obat-obatan yang palinng mujarab adalah berupa ramuan. (dari berbagai macam tumbuh-tumbuhan)

– Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi peringatan supaya kita berhati-hati terhadap daging sapi, karena daging sapi mengandung penyakit didalamnya. Akan tetapi daging sapi bukan berarti haram dimakan, karena telah sah hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwasanya beliau pernah berkorban berupa binantang sapi dan beliau memberikan sebagian dagingnya kepada aisyah (HR. Bukhari 5228), seandainya daging sapi haram, maka Nabi Shallahu ‘alaihi wa sallam tidak akan melakukan hal terebut, hanya saja kita perlu berhati-hati terahadap daging sapi, dan diantara bentuk kehati-hatian itu adalah tidak terlalu sering menkonsumsi daiging sapi, karena masih banyak daging yang lebih baik dari sapi yaitu kamibng, onta dan lainnya,*

* dari http://artikelassunnah.blogspot.com/2010/03/hukum-makan-daging-sapi.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: